Berita

Andi Arief Sambut Permohonan Maaf Akun Medsos Terkait Isu Ijazah Jokowi, Tunggu yang Lain

Advertisement

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, menyambut baik permohonan maaf dari salah satu akun media sosial, YouTube ‘Kajian Online’, terkait tudingan keterlibatan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam isu ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Andi berharap akun-akun lain yang juga menyebarkan isu serupa segera menyusul memberikan permintaan maaf.

Permohonan Maaf dan Harapan

“Kami sambut baik permohonan maaf akun YouTube ‘Kajian Online’ kepada Pak @SBYudhoyono dan Partai Demokrat,” ujar Andi dalam keterangannya, Senin (5/1/2026). Ia menambahkan, “Mudah-mudahan ke depan tidak terulang dan bisa menjadi pelajaran. Sekali lagi, soal ijazah Pak Jokowi tak ada urusan dengan Pak SBY dan Partai Demokrat.”

Andi Arief menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu sikap dari beberapa akun lain yang telah dikirimkan somasi. Ia berharap mereka segera memberikan klarifikasi.

Isi Permohonan Maaf Akun ‘Kajian Online’

Dalam akun YouTube ‘Kajian Online’, perwakilan kanal tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada SBY dan Partai Demokrat. Ia mengakui bahwa beberapa konten yang telah diunggah kini telah dihapus.

“Saya ingin meminta maaf juga dan berterima kasih ya kepada Pak SBY dan juga Partai Demokrat yang sudah memberikan saran, pandangannya terkait ya beberapa konten-konten di Kajian Online yang perlu mungkin ya lebih profesional, lebih baik dan ya beberapa konten-konten yang mungkin ya harus di-take down, ya sudah kita take down,” tuturnya.

Advertisement

SBY Merasa Terganggu dan Pertimbangkan Langkah Hukum

Sebelumnya, SBY dikabarkan merasa terganggu karena namanya dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Andi Arief mengungkapkan bahwa SBY sempat mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyeret namanya dalam isu tersebut.

Dalam keterangan video pada Rabu (31/12/2025), Andi Arief menceritakan pertemuannya dengan SBY. Ia menegaskan bahwa SBY sama sekali tidak terlibat dalam isu ijazah Jokowi dan merasa terganggu dengan pemberitaan yang tidak benar.

“Saya bertemu Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar yang disebutkan Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati dalam mengungkap soal ijazah palsu Pak Jokowi ini,” kata Andi Arief.

Somasi Terhadap Akun Penyebar Isu

Partai Demokrat secara resmi telah melayangkan somasi kepada beberapa akun media sosial, termasuk salah satu akun TikTok berinisial SWBMP, terkait tudingan keterlibatan SBY dalam isu ijazah palsu Jokowi. Demokrat menuntut akun-akun tersebut untuk segera meminta maaf dan memberikan klarifikasi secara terbuka.

Advertisement