Basket

Satria Muda Jalin Kemitraan dengan Royal Sports Demi Jaga Kebugaran Pemain di IBL 2026

Advertisement

JAKARTA – Memasuki musim Indonesia Basketball League (IBL) 2026 dengan format baru, Satria Muda Pertamina Bandung mengantisipasi peningkatan intensitas kompetisi. Kebugaran pemain menjadi kunci utama untuk menjaga performa optimal sepanjang musim, terutama dengan perubahan format semifinal dan final menjadi best of five.

Persaingan Ketat dan Format Baru IBL 2026

Format baru IBL 2026 diprediksi akan menguras tenaga klub lebih banyak. Perubahan dari best of three menjadi best of five pada babak semifinal dan final menuntut setiap tim untuk menjaga kebugaran pemain sebaik mungkin agar tidak kehabisan tenaga di fase krusial. Selain itu, persaingan di IBL 2026 diprediksi semakin ketat seiring dengan perombakan skuad di hampir semua tim. Tercatat, sebanyak 36 pemain berpindah klub, menandakan dinamika kompetisi yang tinggi.

Sebagai salah satu klub favorit juara, Satria Muda berpotensi melakoni jumlah pertandingan yang lebih banyak dibandingkan tim lain. Menyadari hal ini, manajemen Satria Muda mengambil langkah strategis dengan menjalin kerjasama dengan Royal Sports, sebuah pusat layanan kesehatan olahraga terkemuka.

Kerjasama Strategis untuk Optimalisasi Performa

Penandatanganan kerjasama antara Satria Muda dan Royal Sports berlangsung di Royal Sports, Sunter, pada Selasa (13/1/2026). Acara ini disaksikan oleh perwakilan tim Satria Muda Pertamina Bandung, jajaran manajemen Royal Sports, RS Royal Progress, serta didukung oleh para spesialis lintas disiplin.

Sebagai bagian dari komitmen dalam nota kesepahaman (MOU), para pemain Satria Muda akan menjalani medical check up yang dirancang khusus untuk kebutuhan olahraga basket. Asesmen komprehensif berbasis evidence-based medicine ini bertujuan untuk memastikan kebugaran fisik dan kesiapan mental pemain berada pada level optimal menjelang kompetisi. Tim medis yang menangani para pebasket Satria Muda juga telah tersertifikasi.

Pendiri Royal Sports, Derice Sumantri, menekankan pentingnya pendekatan personalisasi dalam layanan kesehatan olahraga. “Royal Sports menghormati kebutuhan yang berbeda dari setiap cabang olahraga dan setiap atlet. Asesmen yang kami berikan untuk pemain basket harus berbeda dengan pesepak bola karena mereka menggunakan tubuhnya dengan cara yang berbeda. Kami ingin memastikan mereka berada pada kondisi yang tepat untuk bermain, bahwa kami mendeteksi cedera sejak tahap awal, dan membekali atlet dengan multidisiplin dokter karena tubuh mereka adalah investasi untuk karier dan kecintaan mereka pada olahraga,” ujar Derice dalam keterangan persnya.

Advertisement

Melalui kerjasama ini, Satria Muda juga akan mendapatkan akses terhadap layanan komprehensif Royal Sports, termasuk penanganan cedera muskuloskeletal dan upaya pemulihan performa. Royal Sports akan mengerahkan tim Sports Orthopedic & Arthroscopic Surgeons bersama Sports Medicine Specialists.

Harapan Satria Muda untuk Musim 2026

Dengan kemitraan ini, Satria Muda berharap para pemainnya dapat senantiasa bugar dan terhindar dari cedera. Hal ini menjadi faktor krusial bagi tim untuk dapat melaju jauh di kompetisi dan meraih target juara.

Managing Director Satria Muda, Christian Ronaldo Sitepu, menyatakan, “Satria Muda Pertamina Bandung selalu menempatkan kesehatan dan kesejahteraan jasmani para atlet sebagai prioritas utama dalam setiap program tim. Kehadiran Royal Sports sebagai mitra strategis sangat membantu kami untuk memperkuat komitmen tersebut, dengan menghadirkan dukungan untuk para pemain tetap terjaga, pulih dengan optimal, dan siap tampil konsisten dalam setiap pertandingan.”

Ronaldo menambahkan, “Program kesehatan, nutrisi, dan pemulihan yang sesuai standar membantu kami menjaga konsistensi performa sepanjang musim. Ini adalah bagian penting dari persiapan kami untuk bersaing di level tertinggi dan menghadirkan prestasi terbaik bagi klub dan para pendukung kami. Dengan kemitraan ini, kami semakin percaya diri melangkah menuju target kami menjadi juara.”

Advertisement