Manchester City menghadapi tantangan signifikan dalam upaya merekrut bek tengah Crystal Palace, Marc Guehi. Klub berjuluk The Citizens itu dilaporkan telah mengajukan tawaran, namun banderol yang dipatok oleh Crystal Palace dinilai terlalu tinggi.
Persaingan Ketat di Pasar Transfer
Marc Guehi menjadi salah satu bek tengah paling diminati di Eropa. Selain Manchester City, klub-klub besar lainnya seperti Liverpool, Arsenal, dan Bayern Munich juga dikabarkan tertarik untuk mendapatkan jasanya. Kebutuhan City akan tambahan amunisi di lini pertahanan semakin mendesak menyusul cedera yang dialami oleh Ruben Dias dan Josko Gvardiol.
Tawaran Gaji Terpenuhi, Harga Jadi Kendala
Manchester City dilaporkan telah mengirimkan perwakilannya untuk bernegosiasi dengan Guehi. TalkSport melaporkan bahwa City bersedia memenuhi permintaan gaji sang pemain sebesar 200 ribu Pounds per pekan. Namun, kesepakatan terhenti pada angka transfer yang diminta oleh Crystal Palace.
Crystal Palace mematok harga sebesar 35 juta Pounds, atau setara dengan Rp 793 miliar, untuk Guehi. Angka ini dianggap terlalu mahal oleh Manchester City, terutama mengingat kontrak Guehi akan berakhir pada akhir musim ini. City berharap Palace dapat menurunkan banderolnya ke kisaran 10-20 juta Pounds, mengingat situasi kontrak sang pemain.
Sikap Crystal Palace dan Guehi
Meskipun demikian, Crystal Palace dilaporkan tetap teguh pada pendiriannya dan tidak menurunkan harga yang telah ditetapkan. Sementara itu, Marc Guehi sendiri dikabarkan tetap tenang dan tidak ingin mendesak klubnya untuk menerima proposal dari Manchester City. Situasi ini membuka peluang bagi City untuk mendapatkan Guehi secara gratis pada akhir musim panas nanti, namun mereka harus bersiap menghadapi potensi ‘tikungan’ dari klub-klub lain yang juga meminatinya.






