Milan – Kemenangan dramatis Inter Milan atas Bologna di Giuseppe Meazza pada Senin (5/1/2026) dini hari WIB tidak hanya mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Serie A, tetapi juga mengakhiri rentetan hasil minor yang membayangi Nerazzurri saat menghadapi tim tamu.
Dominasi Inter dan Gol-gol Krusial
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Inter Milan menunjukkan dominasi luar biasa dengan melepaskan total 19 upaya tembakan, di mana 11 di antaranya mengarah tepat sasaran. Tiga dari upaya tersebut berhasil berbuah gol, memastikan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Piotr Zielinski menjadi pembuka keunggulan Inter pada menit ke-39, sebelum Lautaro Martinez dan Marcus Thuram menggandakan keunggulan di babak kedua. Bologna sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Santiago Castro pada menit ke-83, namun gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Kembali ke Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin krusial ini membawa Inter Milan kembali memuncaki klasemen Serie A dengan raihan 39 poin. Mereka unggul satu angka dari rival sekota, AC Milan, yang menempati posisi kedua, dan dua angka dari Napoli di peringkat ketiga.
Mengakhiri Catatan Buruk Melawan Bologna
Kemenangan ini memiliki makna ganda bagi Inter Milan. Selain mengamankan posisi puncak, mereka juga berhasil mengakhiri catatan hasil buruk dalam lima pertemuan terakhir melawan Bologna. Sebelum laga ini, Inter hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara Bologna mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Rentetan hasil negatif ini termasuk kekalahan 2-1 di Semifinal Piala Super Italia Desember lalu yang menggagalkan langkah Inter ke final, serta kekalahan di kandang Bologna musim lalu yang menjadi salah satu faktor kegagalan mereka meraih gelar Serie A.
“Laga berjalan dengan sangat baik, kami mengontrol penuh, terlepas satu gol Bologna. Itu penting karena belakangan kami kesulitan menghadapi Bologna,” ujar Zielinski kepada DAZN Italia.






