Sepakbola

Mantan Wasit Premier League David Coote Divonis Kasus Pornografi Anak, Lolos dari Hukuman Penjara

Advertisement

Nottingham – Mantan wasit Premier League, David Coote, dinyatakan bersalah atas kasus pornografi anak namun berhasil terhindar dari hukuman penjara. Coote ditangkap pada Oktober 2025 setelah penyelidikan oleh Federasi Sepakbola Inggris (FA).

Pria asal Nottingham ini kedapatan menyimpan video tak senonoh seorang remaja berusia 15 tahun dalam sebuah hard drive eksternal. Perbuatan tersebut masuk dalam pelanggaran Kategori A menurut hukum Inggris, yang ancaman hukumannya bisa mencapai tiga tahun penjara.

Menukil laporan Sky Sports, Pengadilan Nottingham pada Kamis (8/1/2026) menjatuhkan hukuman sembilan bulan penjara kepada Coote. Namun, sanksi tersebut ditangguhkan selama dua tahun, sehingga Coote lolos dari ancaman hukuman badan.

Sanksi Tambahan dan Pertimbangan Hakim

Selain penangguhan hukuman penjara, Pengadilan juga memerintahkan Coote untuk menjalani 150 jam kerja sosial tanpa bayaran. Ia juga diwajibkan mengikuti program pencegahan bahaya seksual selama 10 tahun.

Hakim Nirmal Shant KC menyatakan bahwa Coote mengalami kejatuhan yang luar biasa akibat kasus ini. Hakim menyoroti kondisi kesehatan mental Coote yang diduga mempengaruhi perbuatannya.

Advertisement

“Anda adalah seorang pria yang kesepian. Anda memiliki hubungan yang baru saja berakhir,” ujar Hakim Nirmal Shant KC kepada Coote, dikutip dari Sky Sports. “Anda mengalami kesulitan kesehatan mental dan Anda mengonsumsi kokain, yang tentu saja merupakan pilihan Anda, tetapi itu berdampak langsung pada pemikiran Anda,” jelasnya.

Penyesalan dan Pengakuan

Pengacara Coote, Laura Jane Miller, mengklaim bahwa kliennya merasa sangat malu atas perbuatannya dan telah menunjukkan penyesalan mendalam.

“Dia telah menunjukkan penyesalan atas pelanggaran ini kepada layanan pengawasan. Ia sangat malu pada dirinya sendiri dan tindakannya,” ungkap Miller.

David Coote sebelumnya telah dipecat dari tugasnya di Premier League setelah beredarnya video yang menunjukkan dirinya menghina mantan manajer Liverpool, Juergen Klopp. Ia juga sempat diberitakan mengonsumsi narkoba saat bertugas di Piala Eropa 2024.

Advertisement