Arsenal yang tengah dalam performa puncak akan menjamu Liverpool di Emirates Stadium pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan lanjutan Liga Inggris ini diprediksi tidak akan menjadi ujian berat bagi The Gunners yang sedang dalam tren positif.
Tren Positif Arsenal
The Gunners telah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun, sebuah capaian impresif yang memberikan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan meyakinkan atas Aston Villa dan perjuangan gigih meraih tiga poin di kandang Bournemouth menjadi modal berharga menghadapi Liverpool. Rentetan kemenangan ini juga sekaligus menjawab keraguan publik terhadap Arsenal yang sebelumnya sempat meraih kemenangan dengan margin tipis dan bergantung pada gol bunuh diri lawan.
Analisis Harry Redknapp
Manajer kawakan Inggris, Harry Redknapp, menilai Arsenal akan sulit dibendung oleh Liverpool, meskipun tim tamu memiliki materi pemain berkualitas. Ia menyoroti penurunan performa Liverpool belakangan ini, termasuk hasil imbang melawan Leeds United dan Fulham.
“Ini pertandingan besar. Arsenal sempat mengalami periode sulit, tetapi mereka tampaknya kembali ke performa terbaik dan telah memperlebar keunggulan di puncak klasemen,” ujar Redknapp dikutip dari Metro.
Redknapp menambahkan, “Saya rasa mereka akan sulit dihentikan musim ini, mereka itu terlihat jarang kehilangan poin, terutama di kandang. Liverpool akan kembali kehilangan poin dan saya rasa mereka tidak pantas mendapatkan lebih dari satu poin di Fulham.”
Ia juga mengamati adanya kekurangan dalam dinamika serangan Liverpool. “Mereka tampak kurang dinamis saat menyerang, yang mana mengejutkan saya mengingat kualitas yang mereka miliki. Ini terasa seperti pertandingan besar untuk musim mereka.”
Mengenai peluang Liverpool bangkit, Redknapp menyatakan keraguannya. “Bisakah mereka bangkit dan membuka lebar persaingan perebutan gelar? Saya tidak yakin. Kita telah melihat tim yang lebih baik dari Liverpool bertandang ke Arsenal musim ini dan benar-benar kesulitan. Saya pikir Arsenal akan menang 3-1,” pungkasnya.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dalam persaingan di papan atas Liga Inggris.






