Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, menghadapi tantangan berat di babak kedua Malaysia Open 2026. Mereka akan berhadapan dengan unggulan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada Kamis (7/1). Pertandingan ini menjadi krusial bagi Ana/Trias yang belum pernah meraih kemenangan atas Pearly/Thinaah.
Duel Kelima yang Menentukan
Laga ini akan menandai pertemuan kelima antara kedua pasangan. Dari empat pertemuan sebelumnya, Pearly/Thinaah selalu keluar sebagai pemenang. Kemenangan terakhir mereka diraih saat memperebutkan medali emas di SEA Games 2025.
Menghadapi rekor buruk tersebut, Ana dan Trias bertekad untuk memberikan perlawanan terbaik. Ana menekankan pentingnya menikmati permainan dan bermain semaksimal mungkin. “Yang pasti kami harus siap terus, siap capek tapi terutama kami harus enjoy dan main semaksimal mungkin. Kami mau berusaha untuk pecah telur lawan mereka,” ujar Ana melalui keterangan federasi.
Optimisme Trias Hadapi Tekanan Tuan Rumah
Trias menyamakan pertandingan besok dengan sebuah final, mengingat pentingnya laga ini bagi mereka. Ia juga menyatakan optimisme untuk tidak terpengaruh oleh dukungan penuh penonton tuan rumah kepada Pearly/Thinaah.
“Terakhir bertemu Pearly/Thinaah di final SEA Games jadi kalau besok bertemu lagi, kami akan anggap saja itu final juga,” kata Trias. Ia menambahkan, “Dukungan tuan rumah pasti untuk mereka tapi saya tidak mau terpengaruh, mau fokus dengan pola main yang akan diterapkan saja.”
Kemenangan atas Pearly/Thinaah akan membuka jalan bagi Ana/Trias untuk melaju ke babak perempatfinal Malaysia Open 2026.






