Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah di perairan Pantai Pede, Pulau Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (6/1/2025). Jenazah tersebut diduga merupakan salah satu dari dua putra pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, yang masih hilang pasca insiden tenggelamnya kapal yang mereka tumpangi.
Penemuan Jenazah Ketiga
Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, menyatakan bahwa penemuan jenazah ketiga ini terjadi pada pukul 14.30 Wita. Jenazah ditemukan oleh nelayan setempat bersamaan dengan bangkai kapal pinisi yang terdampar di lokasi yang sama.
“Telah ditemukan korban ketiga pada pukul 14.30 Wita. Informasi penemuan tersebut disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal,” ujar Fathur Rahman, dilansir detikBali.
Penemuan ini menambah jumlah korban yang berhasil dievakuasi menjadi tiga jenazah. Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Jenazah yang baru ditemukan tersebut segera dievakuasi menggunakan kapal milik Basarnas, KN Puntadewa 250. Sekitar pukul 18.10 Wita, jenazah tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
“Terkait dengan penemuan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini masih dilakukan proses identifikasi,” tambah Fathur Rahman.
Pencarian dua anak pelatih Valencia tersebut sebelumnya telah diperpanjang hingga 7 Januari 2025.




