Presiden Prabowo Subianto menyoroti sebagian elite yang dinilainya hanya menghabiskan waktu untuk mengkritik dan memfitnah kinerja pemerintah di media sosial. Prabowo mengaku heran dengan sikap tersebut dan menyebut mereka hanya piawai di ranah daring.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan apresiasi kepada para petani Indonesia atas pencapaian swasembada pangan. Ia menekankan pentingnya peran petani dalam ketahanan pangan nasional.
“Saudara-saudara saya sungguh meyakini dan saya sungguh bangga bahwa hari ini saudara-saudara berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa, saudara buktikan bahwa Indonesia bisa,” ujar Prabowo dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026).
Di tengah apresiasinya, Prabowo kemudian mengalihkan perhatian pada segelintir elite yang menurutnya kerap melancarkan serangan verbal. “Ada elite kita sebagian yang kerjanya hanya ngejek, hujat, fitnah, nyinyir, nggak ada keberhasilan bangsa Indonesia, atlet-atlet kita berjuang, nggak ada mereka ucapan selamat, nggak ada mereka menghargai usaha pemerintah, malah selalu ngenyek, ini aneh ya, aneh ini kesehatan jiwa mereka itu agak aneh,” tuturnya.
Prabowo menyatakan kebingungannya atas perilaku tersebut. Ia menduga bahwa orang-orang yang bersikap demikian hanya memiliki keahlian di media sosial. “Saya sendiri bingung, tapi biarlah, nggak ada urusan itu, saya kira sedikit mereka itu, mereka pintarnya hanya di sosial media, nggak jelas juga itu, jangan-jangan mereka dibayar,” imbuhnya.
Setelah menyinggung soal kritik elite, Prabowo kembali menegaskan pencapaian swasembada pangan yang diraih berkat kerja keras petani. Ia menyebut keberhasilan ini sekaligus membantah keraguan sejumlah tokoh sebelumnya.
“Saudara-saudara banyak tokoh penting ngomong ke saya beberapa bulan lalu ‘Pak Bowo nggak mungkin Indonesia swasembada, Amran (Mentan) itu hati-hati, Amran kadang-kadang banyak janjinya saja, tapi hari ini saudara Andi Amran Sulaiman saya beri bintang jasa utama, dia bersama jajaran kalian semua ini telah mengamankan bangsa Indonesia, dan saya percaya habis ini kita tidak akan diberhentikan,” katanya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Indonesia tidak hanya akan menikmati panen beras, tetapi juga jagung. Ia optimis swasembada jagung akan segera tercapai, yang berdampak pada ketersediaan pangan bagi peternak dan petani.
“Saudara-saudara, nanti dengan swasembada pangan di mana-mana tidak hanya beras, tapi jagung, saya dijanjikan oleh Pak Amran, oleh Wamentan, didukung TNI-Polri dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada, akan murah untuk seluruh peternak dan petani,” pungkasnya.






