Sepakbola

Pep Guardiola Keluhkan Krisis Pemain Manchester City Akibat Badai Cedera dan Jadwal Padat

Advertisement

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyuarakan keprihatinannya atas kondisi skuadnya yang kian menipis akibat badai cedera yang menerpa sejumlah pemain kunci. Situasi ini diperparah dengan jadwal padat yang harus dihadapi timnya di awal tahun 2026.

Krisis Pemain di Lini Belakang

Guardiola mengungkapkan bahwa timnya terpaksa membawa empat pemain akademi ke bangku cadangan saat menghadapi Chelsea dalam laga yang berakhir imbang 1-1 pada Senin (5/1/2026) dini hari WIB. “Kami saja bawa empat pemain akademi di bench. Kami tidak punya banyak pemain lagi,” ujar Guardiola, seperti dilansir dari Mirror.

Kondisi ini semakin memburuk pasca pertandingan tersebut. Josko Gvardiol dilaporkan mengalami patah tulang, sementara Ruben Dias juga merasakan sakit pada kakinya. Sebelumnya, Mateo Kovacic dan John Stones juga sudah terlebih dahulu masuk ruang perawatan.

Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City, terutama di lini pertahanan. Kehilangan beberapa pilar utama di saat krusial dapat memengaruhi performa tim dalam perburuan gelar.

Jadwal Padat Menanti

Selain masalah cedera, Manchester City juga dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat padat di bulan Januari 2026. Tim berjuluk The Citizens ini dijadwalkan akan memainkan total tujuh pertandingan dalam satu bulan.

Advertisement

Rincian jadwal tersebut meliputi tiga pertandingan di Liga Inggris, satu laga di Piala FA, satu pertandingan di semifinal Carabao Cup, dan dua laga krusial di Liga Champions.

Saat ini, Manchester City tertinggal enam poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara Liga Inggris. Dengan kondisi skuad yang tidak ideal dan jadwal yang menguras tenaga, tantangan besar menanti Guardiola dan pasukannya untuk mengejar ketertinggalan dan bersaing di semua kompetisi.

Pertanyaan pun muncul mengenai kemungkinan Manchester City berbelanja pemain di bursa transfer musim dingin Januari ini untuk mengatasi krisis yang sedang terjadi.

Advertisement