Sepakbola

Liverpool Terpuruk Pasca Juara Liga Inggris, Pemain Baru Disebut Jadi Biang Kerok Masalah

Advertisement

Liverpool mengalami penurunan performa drastis setelah berhasil menjuarai Liga Inggris di musim debut Arne Slot. Kedatangan delapan pemain baru dengan total nilai transfer melebihi 400 juta paun disinyalir menjadi salah satu faktor utama di balik masalah yang dihadapi The Reds musim ini.

Perombakan Skuad Besar-besaran

Setelah meraih gelar Liga Inggris, Liverpool melakukan perombakan besar-besaran pada skuadnya. Klub mendatangkan pemain-pemain mahal seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz yang menghabiskan dana lebih dari 200 juta paun. Selain itu, pemain lain seperti Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, dan Giovanni Leoni juga turut meramaikan bursa transfer.

Pembelian besar ini diiringi dengan kepergian sejumlah pemain lama yang dilepas dengan total nilai lebih dari 100 juta paun. Dengan perombakan skuad yang signifikan, Liverpool tentu saja dijagokan untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini. Terlebih, hingga pertengahan September, Liverpool sempat tampil sempurna di puncak klasemen.

Badai Cedera dan Penurunan Performa

Namun, nasib buruk menimpa Liverpool. Badai cedera yang menerpa sejumlah pemain kunci, ditambah dengan menurunnya performa beberapa penggawa, membuat performa tim merosot tajam. Dari 12 pertandingan yang dilakoni sepanjang September hingga November, Liverpool hanya mampu meraih tiga kemenangan dan menelan sembilan kekalahan.

Akibatnya, Liverpool sempat terlempar dari 10 besar klasemen dan tersingkir dari ajang Carabao Cup. Meskipun performa tim menunjukkan sedikit perbaikan belakangan ini, jarak poin dengan Arsenal di puncak klasemen sudah mencapai 15 poin, membuat peluang mempertahankan gelar semakin tipis.

Advertisement

Pengakuan Alexis Mac Allister

Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, mengakui bahwa kedatangan pemain-pemain baru belum memberikan dampak positif yang diharapkan. Ia menilai bahwa para pemain baru tersebut justru menimbulkan masalah baru karena manajer Arne Slot masih kesulitan meramu taktik terbaik dengan komposisi skuad yang ada.

“Ada banyak hal (mengapa kami menurun). Banyak pemain baru menggantikan pemain yang pergi, kami terlalu banyak melakukan perubahan. Tapi saya tidak mau menyebut apa alasan utamanya,” ujar Mac Allister kepada Sky Sports.

Mac Allister menambahkan, situasi ini sangat menyakitkan bagi tim. “Menyakitkan karena kami harusnya bisa menikmati Premier League yang baru saja kami menangi dan berada di posisi yang lebih baik. Menyakitkan sekali, ada banyak hal berubah dari musim lalu dan ini tidak ideal. Tapi, kami harus hadapi situasi yang ada dan terus bekerja keras untuk bisa lebih baik,” tuturnya.

Advertisement