Berita

Jadwal Galungan dan Kuningan 2026 Dirilis, Cek Tanggal dan Status Liburnya

Advertisement

Penentuan jadwal Hari Raya Galungan dan Kuningan setiap tahun menjadi informasi penting bagi umat Hindu di Indonesia. Pada 2026, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI telah merilis jadwal resmi kedua hari raya tersebut.

Jadwal Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026

Berdasarkan surat resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI bernomor B-253/DJ.VI/Dt.VI.I.3/BA.03/09/2025, jadwal Hari Raya Galungan dan Kuningan pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:

  • Rabu, 17 Juni 2026: Hari Raya Galungan
  • Sabtu, 27 Juni 2026: Hari Raya Kuningan

Jadwal Libur Keagamaan Hindu 2026 di Bali

Selain jadwal Galungan dan Kuningan, Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI juga memuat daftar hari raya Hindu lainnya pada 2026 yang berstatus libur fakultatif maupun cuti bersama. Ketentuan ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, instansi, dan perusahaan, khususnya di Bali. Berikut daftar lengkapnya:

Advertisement

Tanggal Hari Raya Status Libur
Sabtu, 17 Januari 2026 Hari Suci Siwa Ratri Libur Fakultatif
Rabu, 18 Maret 2026 Hari Tawur Agung Kesanga Cuti Bersama
Kamis, 19 Maret 2026 Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Libur Nasional
Jumat, 20 Maret 2026 Ngembak Geni Hari Suci Nyepi Libur Fakultatif
Sabtu, 4 April 2026 Hari Raya Saraswati Libur Fakultatif
Rabu, 8 April 2026 Hari Raya Pagerwesi Libur Fakultatif
Selasa, 16 Juni 2026 Hari Penampahan Galungan Libur Fakultatif
Rabu, 17 Juni 2026 Hari Raya Galungan Libur Fakultatif
Kamis, 18 Juni 2026 Hari Umanis Galungan Libur Fakultatif
Jumat, 26 Juni 2026 Hari Penampahan Kuningan Libur Fakultatif
Sabtu, 27 Juni 2026 Hari Raya Kuningan Libur Fakultatif
Sabtu, 31 Oktober 2026 Hari Raya Saraswati Libur Fakultatif
Rabu, 4 November 2026 Hari Raya Pagerwesi Libur Fakultatif
Minggu, 7 November 2026 Hari Deepavali atau Diwali Libur Fakultatif

Berdasarkan ketentuan tersebut, Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026 tidak ditetapkan sebagai libur nasional, melainkan libur fakultatif bagi masyarakat Hindu, khususnya di Bali. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kebijakan instansi dan pemerintah daerah setempat.

Advertisement