Jakarta – Indonesia bersiap menjadi tuan rumah turnamen bulutangkis bergengsi, Indonesia Masters 2026, yang akan segera bergulir pekan depan. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan raihan gelar di awal tahun ini dengan menurunkan total 21 wakil terbaiknya dalam ajang yang berstatus BWF Super 500 tersebut.
Pasangan Debut Jadi Sorotan
Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran beberapa pasangan debutan. Siti Fadia Silva Ramadhanti akan berpasangan dengan Amalia Cahaya Pratiwi, sementara Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari. Perombakan pasangan ini diduga merupakan respons terhadap performa yang belum optimal pada musim sebelumnya.
Indonesia Masters 2026, yang akan digelar di Istora GBK pada 20-25 Januari, menjadi arena pembuktian bagi kedua pasangan baru ini. Pertanyaan besar pun mengemuka, mampukah mereka langsung berprestasi di hadapan publik sendiri?
Perubahan di Sektor Tunggal dan Ganda
Di sektor tunggal putri, Indonesia hanya akan diperkuat oleh Putri Kusuma Wardani di babak utama. Gregoria Mariska Tunjung tidak akan tampil karena BWF telah menyetujui proteksi rankingnya sepanjang tahun 2026.
Sementara itu, sektor tunggal putra menurunkan Alwi Farhan dan Jonatan Christie di babak utama. Mohammad Zaki Ubaidillah dan Prahdiska B. Shujiwo akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi.
Sektor ganda putra dan putri menjadi kontingen terbesar Indonesia. Ganda putra diwakili oleh Sabar Karyaman Gutama/Mohamamd Reza Pahlevi Isfahani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Untuk ganda putri, selain pasangan debutan Fadia/Amalia dan Apri/Lanny, Indonesia juga menurunkan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Rinjanni Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida, Siti Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa T. Puspitasari, serta Nabila C. Permata Ayu/Nahya Muhyifa.
Ganda Campuran dan Harapan Gelar
Sektor ganda campuran juga tak kalah ramai dengan kehadiran Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.
Indonesia sendiri gagal meraih gelar di kandang sendiri pada edisi Indonesia Masters 2025. Gelar terakhir yang berhasil dipersembahkan untuk tuan rumah adalah oleh Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada tahun 2024. Dengan komposisi pemain kali ini, PBSI berharap tren positif dapat kembali diraih.






