Bulutangkis

Gloria Emanuelle Widjaja Gandeng Terry Hee, Debut di Indonesia Masters 2026

Advertisement

Gloria Emanuelle Widjaja, pebulutangkis ganda campuran Indonesia, akan memulai babak baru dalam kariernya di tur dunia Badminton World Federation (BWF) 2026. Ia resmi berpasangan dengan atlet asal Singapura, Terry Hee. Debut mereka dijadwalkan tersaji di ajang Indonesia Masters 2026.

Keputusan Asosiasi Bulutangkis Singapura

Keputusan ini diambil setelah Asosiasi Bulutangkis Singapura (SBA) mempertimbangkan beberapa nama potensial untuk menjadi tandem Terry Hee. Selain Gloria, nama-nama seperti Sapsiree Taerattanachai dari Thailand dan Lai Pei Jing dari Malaysia juga sempat masuk dalam radar SBA.

Namun, SBA akhirnya menjatuhkan pilihan pada Gloria. Pelatih Kepala Ganda Nasional Singapura, Paulus Firman, menjelaskan bahwa pemilihan Gloria didasarkan pada kecocokan gaya bermain dan permainannya dengan Terry.

“Kami memilih Gloria karena gaya bermain dan permainannya lebih cocok untuk Terry. Baik Gloria maupun Terry telah bermain di level tertinggi di BWF Tour, dan dia sebelumnya pernah masuk peringkat 10 besar untuk ganda campuran dengan dua pasangan berbeda. Jadi, lebih mudah untuk memasangkan mereka,” kata Paulus Firman, seperti dikutip detikSport, Selasa (13/1/2026).

Kolaborasi Internasional Bukan Hal Baru

Kerja sama lintas negara dalam dunia bulutangkis bukanlah fenomena baru. Sebelumnya, sudah ada beberapa pasangan internasional yang sukses, seperti Robin Tabeling (Belanda) yang berpasangan dengan Alexandra Boje (Denmark), serta Goh V Shem (Malaysia) yang berpasangan dengan Choi Sol-gyu (Korea Selatan).

Optimisme Pasangan Baru

Terry Hee menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengaku sudah cukup mengenal gaya bermain Gloria setelah beberapa kali berlatih bersama.

“Selama persiapan turnamen tahun lalu, Gloria dan saya telah melakukan beberapa latihan bersama. Kami sudah familiar dengan gaya bermain satu sama lain. Dia adalah pemain kelas dunia yang memiliki apa yang dibutuhkan untuk berada di level tertinggi,” ujar Terry Hee. “Semoga dia dapat memimpin kemitraan ini dan semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

Advertisement

Dalam sesi latihan resmi perdana di OCBC Arena pada 12 Januari, chemistry antara Gloria dan Hee mulai terlihat. Mereka mampu bersaing ketat melawan pasangan ganda putra peringkat 52, Wesley Koh dan Junsuke Kubo, dalam pertandingan latihan. Terry memperlihatkan kekuatan khasnya dari area belakang lapangan, sementara Gloria, 32 tahun, menampilkan sentuhan halus, smash terarah, serta jangkauan dan cakupan lapangan yang mengesankan.

Target dan Harapan

Meskipun baru memulai kemitraan, Terry Hee menyatakan bahwa target awal adalah menembus peringkat 10 besar dunia.

“Kami belum menetapkan target spesifik karena kami baru saja memulai. Tentu saja kami akan berusaha masuk 10 besar, tetapi setiap tiga atau enam bulan kami akan mengevaluasi kinerja kami bersama pelatih dan melihat bagaimana perkembangannya. Kami berharap ini akan berjalan baik bagi kami dan kami akan memberikan pertunjukan yang bagus bagi para penggemar kami,” kata Terry Hee.

Gloria Emanuelle Widjaja pun memiliki harapan serupa. Ia melihat Terry sebagai pemain yang cerdas secara taktis, memiliki keterampilan mumpuni, dan pengalaman bertanding di level tinggi.

“Ketika saya menerima panggilan untuk berpasangan dengan Terry, saya berpikir mengapa tidak mencobanya! Terry adalah pemain taktis yang sangat cerdas, memiliki keterampilan yang baik, dan sudah memiliki banyak pengalaman dalam turnamen tingkat tinggi,” kata Gloria. “Kami juga pernah berhadapan dalam kompetisi sebelumnya dan melakukan latihan bersama. Saya percaya pada Terry, dan semoga kami bisa bekerja sama dengan baik dalam turnamen mendatang dan meraih hasil yang baik.”

Rencananya, Terry Hee dan Gloria akan mengasah chemistry mereka di Singapura selama sepekan ke depan sebelum mengikuti Indonesia Masters. Setelah itu, latihan akan dilakukan secara terpisah di negara masing-masing, dan mereka akan bertemu kembali jika jadwal memungkinkan.

Advertisement