Bournemouth – Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, melontarkan kritik tajam kepada petinggi klub menyusul kekalahan timnya dari Bournemouth. Romero menuding adanya kebohongan dan sikap bungkam petinggi klub di saat-saat sulit.
Kekalahan Dramatis di Vitality Stadium
Tottenham Hotspur menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Bournemouth dalam laga yang digelar di Vitality Stadium, Kamis (09/01/2026) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Mathys Tel, Spurs berbalik tertinggal 1-2 setelah Evanilson dan Eli Kroupi berhasil mencetak gol untuk Bournemouth. Meskipun sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Joao Palhinha, Bournemouth memastikan kemenangan di menit akhir melalui gol injury time Antoine Semenyo.
Unggahan Instagram Romero Tuai Sorotan
Pasca pertandingan, Romero mengunggah pesan panjang di akun Instagram pribadinya yang kemudian menjadi sorotan. Menurut laporan Sky Sports, unggahan tersebut menyiratkan kekecewaan Romero terhadap petinggi klub yang dinilai hanya muncul ketika situasi sedang baik.
“Maaf kepada semua penggemar yang selalu mengikuti kami di mana pun, yang selalu ada dan akan terus ada. Kami bertanggung jawab, tidak ada keraguan tentang itu. Saya yang pertama melakukannya,” tulis Cristian Romero di akun Instagramnya.
Ia melanjutkan, “Tapi kami akan terus menghadapi situasi ini dan berusaha membalikkan keadaan, untuk diri kami sendiri dan klub. Pada saat-saat seperti ini, seharusnya orang lain yang berbicara, tapi mereka tidak melakukannya, seperti yang telah terjadi selama beberapa tahun terakhir. Mereka hanya muncul ketika segala sesuatunya berjalan lancar.”
Romero menegaskan komitmennya dan tim untuk terus berjuang. “Kami akan tetap di sini, bekerja, bersatu, dan memberikan segalanya untuk membalikkan keadaan. Terutama di saat-saat seperti ini, diam, bekerja lebih keras, dan bergerak maju bersama, adalah bagian dari sepak bola. Bersama-sama, semuanya akan lebih mudah @spursofficial 🤍,” tambahnya.
Kata “Kebohongan” Sempat Muncul
Menariknya, Romero sempat menambahkan kalimat “untuk bilang beberapa kebohongan,” setelah frasa “segala sesuatunya berjalan lancar” dalam unggahannya. Namun, bek asal Argentina itu kemudian menghapus kalimat tersebut.
Performa Buruk Spurs Jadi Latar Belakang
Kritik Romero ini muncul di tengah rentetan performa buruk Tottenham Hotspur. Dalam 11 pertandingan terakhir di Liga Inggris, tim asuhan Thomas Frank tersebut hanya mampu meraih dua kemenangan, empat kali imbang, dan lima kali kalah. Hasil minor ini membuat Tottenham Hotspur terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 27 poin dari 21 pertandingan.






