Mantan kapten Manchester United, Rio Ferdinand, membeberkan alasan utama di balik pemecatan manajer asal Portugal, Ruben Amorim. Menurut Ferdinand, kegagalan Amorim terletak pada ketidakmampuannya untuk beradaptasi dengan komposisi pemain yang dimiliki Setan Merah.
Amorim Dipecat, Fletcher Jadi Manajer Interim
Melansir dari sultrainformasi.com, Ruben Amorim resmi mengakhiri masa baktinya di Manchester United pada Senin (5/1/2026). Kontrak Amorim yang seharusnya berakhir pada Juni 2027, diputus lebih awal. Posisi manajer interim untuk sementara diisi oleh Darren Fletcher.
Fletcher akan memimpin tim hingga manajemen menunjuk pelatih permanen baru. Sejumlah nama santer dikabarkan menjadi kandidat pengganti Amorim, di antaranya Roberto De Zerbi, Thomas Tuchel, dan Xavi Hernandez.
Ferdinand: Amorim Memaksakan Formasi
Rio Ferdinand menyoroti strategi Amorim yang dinilai terlalu kaku. Ia menilai Amorim memaksakan formasi andalannya, yakni permainan dengan tiga bek, tanpa mempertimbangkan ketersediaan gelandang yang mumpuni di skuad Manchester United.
“Kesalahan terbesar Amorim adalah dia tak mempunyai keinginan untuk menyesuaikan diri,” ujar Ferdinand seperti dikutip dari Sportskeeda. Ferdinand menambahkan, “Dia terlalu memaksakan formasi bermain andalannya, tanpa mempertimbangkan komposisi bermain yang dimiliki The Red Devils.”
Ferdinand sendiri memberikan pandangannya mengenai siapa yang layak menggantikan Amorim. “Saya akan memilih…De Zerbi, Tuchel, Xavi, atau Darren Fletcher kalau bekerja dengan baik,” katanya.






