Berita

Mensesneg Tampung Usulan MBG untuk Anak Jalanan dan Penyandang Disabilitas

Advertisement

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan kesiapannya untuk mengkaji usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dapat menjangkau penyandang disabilitas dan anak jalanan. Usulan ini diterima langsung oleh Prasetyo saat menerima masukan dari masyarakat.

Kajian Usulan MBG untuk Kelompok Rentan

Prasetyo Hadi merespons positif adanya usulan perluasan cakupan program MBG. “Terus terang kalau tadi berkenaan dengan masalah itu belum, tapi terima kasih kalau ada catatan dan masukan,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Pernyataan ini disampaikan Prasetyo sebagai jawaban atas pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan anak jalanan dan penyandang disabilitas masuk dalam daftar penerima MBG.

Ia menekankan bahwa pemerintah senantiasa terbuka terhadap segala bentuk masukan dan usulan terkait program-program yang sedang berjalan. “Ini contoh yang baik kalau di dalam memberikan masukan kepada pemerintah menurut saya ini adalah salah satu contohnya. Kami terus membuka diri dan kalau memang ada sesuatu yang kami pemerintah masih luput atau alpa untuk tidak memikirkannya, silakan untuk disampaikan kepada kami dan kami akan terbuka,” imbuhnya.

Capaian dan Target Program MBG

Lebih lanjut, Prasetyo memaparkan capaian program MBG yang telah berjalan. Saat ini, program tersebut telah berhasil menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat. Terdapat pula kurang lebih 19 ribu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang telah terbangun di berbagai wilayah.

Advertisement

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah SPPG menjadi sekitar 35 ribu. Dengan penambahan tersebut, diharapkan program MBG dapat melayani hingga 82,9 juta penerima manfaat.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sempat menyatakan bahwa program MBG dinilai berhasil mencapai 99,99 persen.

Advertisement