Puluhan orang diamankan dalam penggerebekan sebuah kantor yang diduga menjadi lokasi praktik scammer jaringan internasional di Gito Gati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jajaran Polresta Jogja masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap puluhan orang tersebut.
Temuan Iklan Lowongan Kerja Tak Lazim
Pengungkapan kasus ini bermula dari temuan patroli siber Polresta Jogja yang mendapati iklan lowongan kerja dengan persyaratan unik. Calon karyawan diwajibkan mampu berbahasa Inggris dan memiliki pemahaman mengenai aplikasi kencan atau dating apps.
“Ada puluhan (orang yang diamankan usai penggerebekan) makannya nunggu pemeriksaan sampai selesai,” jelas Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, Selasa (6/1/2026).
Penggerebekan Kantor PT Altair Trans Service
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, pada Senin (5/1/2026), polisi melakukan penggerebekan di kantor yang diketahui bernama PT Altair Trans Service di Jalan Gito Gati. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan sebagai sarana kejahatan.
“Diamankan bukti berupa 30 handphone, 50 laptop, CCTV, dan seperangkat wifi yang digunakan sebagai pidana love scaming. Selanjutnya setelah dilakukan operasi tangkap tangan di temukan sarana tindak pidana,” ujar Kapolresta Jogja Kombes Eva Guna Pandia dalam rilis pers di Mapolresta Jogja, Rabu (7/1/2026).
6 Petinggi Perusahaan Ditetapkan Tersangka
Dari 64 karyawan yang diamankan dan dibawa ke Kantor Polresta Jogja untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebanyak 6 orang ditetapkan sebagai tersangka. Keenam tersangka tersebut merupakan petinggi di perusahaan itu.
“Selanjutnya untuk barang bukti beserta 64 karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut dibawa ke Kantor Polresta Jogja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan 64 orang tersebut ditetapkan tersangka sebanyak 6 orang,” sambung Pandia.
Keenam tersangka tersebut adalah R (35) laki-laki selaku CEO, H (33) perempuan selaku HRD, P (28) laki-laki selaku project manager, J (28) perempuan selaku project manager, V (28) laki-laki selaku tim leader, dan G (22) laki-laki selaku tim leader.

