London – Liverpool harus menelan pil pahit usai gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran saat bertandang ke markas Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-21, Jumat (09/01/2026) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium ini berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Catatan buruk ini menjadi yang pertama bagi The Reds sejak terakhir kali terjadi pada tahun 2010, saat mereka menghadapi Wigan Athletic. Dalam pertandingan melawan Arsenal, Liverpool tercatat melakukan tujuh kali percobaan tembakan, namun tidak ada satupun yang berhasil mengarah ke gawang lawan. Berbeda dengan Arsenal yang tampil lebih efektif dengan empat tembakan tepat sasaran.
Meskipun mendominasi penguasaan bola, terutama di awal babak pertama dan sebagian besar babak kedua, Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih yang membahayakan gawang Arsenal. Statistik ini mengakhiri rekor 600 pertandingan beruntun Liverpool yang selalu mencatatkan setidaknya satu tembakan ke arah gawang.
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa minimnya peluang menjadi kekurangan timnya dalam pertandingan tersebut. “Satu-satunya kekurangan kami malam ini adalah membuat peluang. Tetapi melawan tim seperti Arsenal yang memiliki momentum hebat, maka performa seperti ini sudah cukup baik,” ujar Slot, dilansir dari BBC.
Slot menambahkan, “Kami menguasai sampai 20 menit babak pertama, setelahnya mereka mencoba lebih maju. Di babak kedua, kami hampir mendominasi seluruh titik lapangan.”
Hasil imbang ini menempatkan Arsenal kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan 49 poin dari 21 pertandingan. Sementara itu, Liverpool tertahan di posisi keempat dengan raihan 35 poin.






