Sepakbola

Joan Laporta Kecam Kylian Mbappe, Sindir Real Madrid Usai Barcelona Juara Piala Super Spanyol

Advertisement

Presiden Barcelona, Joan Laporta, melontarkan kritik tajam terhadap Kylian Mbappe menyusul kekalahan Real Madrid dalam final Piala Super Spanyol. Laporta tidak hanya menyoroti sikap Mbappe, tetapi juga menyindir skuad Madrid secara keseluruhan.

Mbappe Dianggap Tidak Menghormati Barcelona

Kylian Mbappe menjadi pusat perhatian setelah Real Madrid takluk 2-3 dari Barcelona pada laga yang digelar Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Usai pengalungan medali sebagai runner-up, Mbappe terlihat menginstruksikan rekan-rekannya untuk tidak memberikan guard of honor kepada Barcelona, sang juara. Tindakan ini dianggap melanggar tradisi dalam ajang Piala Super Spanyol, di mana kedua tim seharusnya saling menghormati.

Joan Laporta menilai gestur Mbappe sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap Barcelona. “Saya terkejut dengan apa yang dia lakukan,” ujar Laporta kepada RAC1, seperti dikutip Sports Illustrated. “Di dalam kemenangan dan kekalahan, Anda harus berbesar hati dan penuh rasa hormat. Ini kan olahraga, dan Anda harus menjaga perilaku yang wajar. Saya percaya bahwa kami, di dalam kemenangan, berbesar hati dan menghormati tim lawan. Inilah mengapa saya tidak bisa memahami hal itu.”

Frustrasi Madrid Akibat Rekor Buruk El Clasico

Laporta menduga, kekalahan dan sikap Mbappe dipicu oleh frustrasi Real Madrid akibat rekor buruk mereka dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Barcelona. Sejak musim 2024/2025, Madrid hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima El Clasico.

Advertisement

“Memang ada perbedaan sikap sejak pertandingan liga, dan para pemain sedikit berapi-api,” tambah Laporta. “Terus terang, saya tidak melihat kemarahan Mbappe di atas lapangan, tapi saya bisa membayangkan, itu pasti waktu yang sangat sulit. Mereka mesti merasa sangat jengkel, dan karena itulah mereka bereaksi demikian,” pungkasnya.

Pertandingan El Clasico sendiri memang kerap diwarnai tensi tinggi, seperti yang terjadi pada awal musim ini ketika Lamine Yamal menjadi sasaran cemoohan yang berujung pada kemenangan tipis Real Madrid 2-1.

Advertisement