Jajaran Kepolisian Sektor Sliyeg Polres Indramayu melakukan pengecekan tempat kebutuhan bahan pokok serta tempat obat-obatan /Apotek di wilayah hukum Polsek Sliyeg, Kabupaten Indramayu

2
(1)
80 Pengunjung

POLRES INDRAMAYU,- Jajaran Kepolisian Sektor Sliyeg Polres Indramayu melakukan pengecekan tempat kebutuhan bahan pokok serta tempat obat-obatan /Apotek di wilayah hukum Polsek Sliyeg, Kabupaten Indramayu dalam rangka antisipasi keresahan masyarakat terkait wabah Virus Corona dan penerapan adaptasi kebiasaan baru. Sabtu, (01/08/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Apotek Bahagia Desa Sudikampiran, Alfamart Desa Tambi, Indomaret Desa Sleman lor dan Apotek Sumber Waras Desa Tambi.

Kapolsek Sliyeg AKP H.Elfian Ali SH., melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu Iptu Iwa Mashadi,S.H.,M.H., mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmasnya adalah upaya Kepolisian agar selalu dekat dengan masyarakat sehingga terjalin hubungan yang humanis dan setiap informasi sekecil apapun termasuk harga sembako ataupun masalah lainnya yang berhubungan dengan kamtibmas dapat disampaikan ke Bhabinkamtibmas.

“Kegiatan ini sebagai tindakan preventif Polri dalam mencegah lonjakan harga sembako yang dilakukan oleh pendagang nakal untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” ungkapnya.

Dalam giat tersebut, pihaknya juga menghimbau kepada pengunjung atau pembeli ketika memasuki tempat perbelanjaan agar menggunakan masker serta terlebih dahulu mencuci tangan serta memakai hand sanitaizer yang sudah di sediakan oleh pihak toko atau penjual.

Lebih lanjut, Adapun hasil pengecekannya sampai saat ini, Masker dan Hand Sanittazer tidak tersedia di Apotek dan toko obat di wilayah Kec. Sliyeg dan menurut keterangan pemilik toko obat / Apotek bahwa harga pembelian Sampai saat ini masih terlalu mahal.

Harga lama Masker 1 Box Rp. 25.000,- s/d Rp. 30.000, untuk harga sekarang 1 Box Rp. 350.000,- s/d Rp. 500.000,.

Untuk harga Hand Sanittazer Harga lama 1 botol kecil Rp. 10.000, untuk harga Harga sekarang Rp. 50.000.

“Dalam hal tersebut, tidak di temukan terjadinya antrian masyarakat dalam membeli sembako. Aktifitas warga masyarakat Kecamatan Sliyeg berjalan normal seperti biasa dan harga sembako Stabil.” Pungkasnya.

Barkah/Hms

Apakah artikel ini menarik menurut Anda

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai RataiRata 2 / 5. Jumlah Penilai: 1

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Tinggalkan Balasan