Sepakbola

Inter Milan vs Napoli: Chivu Bertekad Raih Kemenangan Perdana atas Antonio Conte

Advertisement

Pertarungan antara Inter Milan melawan Napoli pada lanjutan Liga Italia, Senin (12/1) dini hari WIB, tidak hanya menyajikan adu taktik di lapangan, tetapi juga duel strategi antara pelatih Cristian Chivu dan Antonio Conte. Laga ini menjadi kesempatan bagi Chivu untuk meraih kemenangan pertamanya atas Conte.

Rekor Pertemuan Chivu vs Conte

Saat ini, Inter Milan memuncaki klasemen sementara Liga Italia dengan 42 poin, hanya unggul empat poin dari Napoli yang berada di peringkat keempat. Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-1. Kekalahan tersebut menjadi yang kedua bagi Chivu saat berhadapan dengan tim yang dilatih Conte.

Sebelumnya, Chivu yang masih menukangi Parma harus puas bermain imbang 0-0 melawan Napoli pada Mei tahun lalu. Hasil ini menunjukkan bahwa Conte masih mendominasi rekor pertemuan melawan Chivu.

Pujian Chivu untuk Conte

Meskipun memiliki rekor pertemuan yang kurang menguntungkan, Chivu mengungkapkan rasa hormatnya yang besar terhadap Conte sebagai seorang pelatih. “Saya punya rasa hormat yang besar untuk Conte sebagai seorang pelatih,” ujar Chivu dilansir FCInternews. Ia menambahkan bahwa ia pernah berhadapan dengan Conte bahkan ketika dirinya masih aktif sebagai pemain.

Advertisement

Antonio Conte dikenal sebagai pelatih yang selalu sukses membawa tim-tim Italia yang dilatihnya meraih gelar juara. Prestasi teranyarnya adalah mengantarkan Inter Milan meraih Scudetto pada musim 2020/21. Chivu mengakui bahwa Conte telah berevolusi dan banyak menerapkan taktik yang sesuai dengan sepak bola modern.

“Saya mengucapkan selamat kepada dia atas apa yang berhasil dia tularkan kepada tim. Conte sudah berevolusi dan melakukan banyak hal yang lebih cocok dengan sepakbola modern,” lanjut allenatore asal Rumania tersebut. Ia juga menekankan bahwa Conte adalah seorang pemenang dan pelatih muda seperti dirinya masih memiliki banyak hal untuk dipelajari.

“Dia itu seorang pemenang, dan kami sebagai pelatih muda punya banyak yang harus dipelajari dari dia. Ini toh bukan perbandingan di antara saya dan dia, karena aktor utama dari olahraga ini adalah para pemain,” lugas Chivu, menegaskan bahwa fokus utama tetap pada performa para pemain di lapangan.

Advertisement