Sepakbola

Erik ten Hag Jadi Dirtek FC Twente, Sindir Tipis Manchester United

Advertisement

Enschede – Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, resmi menempati posisi baru sebagai Direktur Teknik FC Twente. Penunjukan ini dilakukan setelah Jan Streuer, direktur sebelumnya, memutuskan pensiun. Ten Hag akan mulai mengemban tugasnya di klub asal Belanda tersebut per 1 Februari 2026.

FC Twente bukanlah nama yang asing bagi Ten Hag. Ia memiliki rekam jejak panjang bersama klub berjuluk The Tukkers ini, baik sebagai pemain maupun pelatih. Selama menjadi pemain, Ten Hag berposisi sebagai bek tengah dan mencatatkan 257 penampilan, serta berhasil mempersembahkan gelar KNVB Cup pada tahun 2001.

Sindiran untuk Manchester United

Sejak dipecat dari kursi manajer Manchester United pada Mei 2025, Ten Hag memang belum kembali ke dunia kepelatihan. Keputusan MU mendepaknya dari Old Trafford tampaknya masih membekas. Ia menyindir manajemen klub yang dinilainya tidak memberikan kesempatan yang cukup untuk membuktikan pendekatannya.

“Saya dipecat tanpa diberi kesempatan membuktikan bahwa pendekatan saya berhasil. Jika Anda melihat resume saya, itu selalu cukup bagus. Cara saya bekerja selalu menghasilkan kesuksesan,” ujar Ten Hag, seperti dikutip dari Tribuna.

Ten Hag menambahkan bahwa pengalaman pahit tersebut juga dialami oleh manajer top lainnya. Ia mencontohkan Xabi Alonso yang juga pernah merasakan hal serupa meskipun sukses bersama Real Madrid.

Advertisement

“Tentu saja itu mengecewakan, tapi inilah dunia sepakbola. Lihat Xabi Alonso dari Real Madrid. Itu juga terjadi padanya, meskipun dia adalah manajer top di Eropa,” katanya.

Lebih lanjut, Ten Hag mengamati tren yang semakin ekstrem dalam dunia sepakbola, di mana pemilik klub seringkali kurang memiliki pemahaman mendalam tentang olahraga tersebut dan cenderung membuat keputusan reaktif ketika hasil tidak sesuai harapan.

“Itu terjadi pada hampir semua manajer, ini menjadi semakin ekstrem. Anda melihat semakin banyak pemilik yang bergabung dengan klub-klub karena ingin menorehkan jejak mereka. Pemilik klub umumnya memiliki sedikit pemahaman tentang subjek tersebut. Direktur teknik juga sering membuat keputusan oportunistik ketika hasil mengecewakan,” Ten Hag menuturkan.

Sebelumnya, Ten Hag juga sempat dipecat dari Bayer Leverkusen pada Mei 2025, yang disebut-sebut sebagai rekor pemecatan tercepat di Bundesliga.

Advertisement