Jeddah – Barcelona mengusung misi mempertahankan gelar juara Piala Super Spanyol. Kekalahan di markas Real Madrid pada pertemuan terakhir menjadi tambahan motivasi bagi skuad Blaugrana.
Ambisi Pertahankan Trofi
Setelah tampil sebagai kampiun pada tahun 2025, Barcelona kembali menjejakkan kaki di final Piala Super Spanyol 2026. Kali ini, mereka akan kembali berhadapan dengan rival abadi, Real Madrid, dalam laga yang digelar di Stadion Raja Abdullah, Jeddah, pada Senin (12/1) dini hari WIB.
Motivasi dari Kekalahan Bernabeu
Barcelona memiliki rekor head to head yang cukup meyakinkan, dengan meraih empat kemenangan dari lima pertemuan El Clasico sejak awal musim 2024/2025. Namun, kekalahan 1-2 di Santiago Bernabeu pada Oktober silam masih membekas.
“Kekalahan di liga itu memang sangat sulit buat kami, rasanya menyakitkan, tapi sekaligus jadi motivasi tambahan untuk pertandingan besok,” ujar bek serba bisa Barcelona, Eric Garcia, seperti dikutip dari laman resmi klub. Ia menambahkan, “Ini sebuah kesempatan kami untuk membalas, tapi hal yang paling penting adalah memenangi trofinya. Jika kami bisa memperbaiki aspek-aspek, di mana kami kurang bagus di Bernabeu maka aku yakin kami akan mendapatkan hasil yang bagus.”
Performa Menanjak Pasca-Bernabeu
Sejak kekalahan di Bernabeu, Barcelona menunjukkan performa yang impresif. Mereka berhasil memenangi 12 dari 14 pertandingan berikutnya di semua kompetisi, hanya menelan satu kekalahan. Skuad asuhan Xavi Hernandez ini bahkan mencatatkan sembilan kemenangan beruntun, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Athletic Bilbao di semifinal Piala Super Spanyol.
“Kami sudah membaik sebagai sebuah tim dan pertandingan lainnya [melawan Athletic Bilbao], kami menampilkan salah satu performa terbaik kami di musim ini. Kami sedang dalam performa bagus sekalipun kami tidak cukup oke melawan Espanyol, tapi pertandingan hari Rabu memberi kami kepercayaan diri,” pungkas Garcia.






