AS Roma harus mengubur mimpinya untuk melaju lebih jauh di Coppa Italia setelah disingkirkan oleh Torino dalam laga babak 16 besar. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu.
Gasperini Akui Keterbatasan Skuad
Meskipun harus menelan kekalahan, Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menunjukkan sikap santai dan tidak terlalu menyesalkan hasil tersebut. Ia mengakui bahwa sangat sulit bagi timnya untuk dapat bersaing dan mempertahankan performa di semua kompetisi yang diikuti.
Saat ini, AS Roma masih berjuang di papan atas klasemen Serie A dan juga berpartisipasi dalam Liga Europa. Tekanan untuk tampil maksimal di berbagai ajang tersebut diakui Gasperini memengaruhi kedalaman skuadnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada mereka. Sayang sekali malam ini dirusak, seharusnya bisa menjadi malam yang membanggakan bagi kami. Saya mengucapkan selamat kepada mereka,” ujar Gasperini mengutip dari Football Italia.
Ia menambahkan bahwa fokus tim kini harus dialihkan sepenuhnya ke kompetisi liga domestik.
“Sekarang saatnya liga. Saya minta maaf kepada tim dan para penggemar, tetapi sulit untuk bermain di semua kompetisi. Kami harus menerimanya. Saya tidak kecewa,” lanjutnya.
Posisi Klasemen Serie A Tetap Menjadi Prioritas
Pernyataan Gasperini ini mengindikasikan bahwa prioritas utama Roma musim ini adalah Serie A. Saat ini, AS Roma masih bertengger di posisi kelima klasemen dengan mengoleksi 39 poin dari 20 pertandingan. Posisi mereka masih cukup ketat dengan tim-tim di papan atas, hanya tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Inter Milan yang baru memainkan 19 laga.
Dengan tersingkirnya Roma dari Coppa Italia, diharapkan tim dapat lebih fokus untuk mengamankan posisi di klasemen Serie A dan memberikan performa terbaik di Liga Europa.




