Albacete secara mengejutkan berhasil menyingkirkan raksasa Real Madrid dari babak 16 besar Copa del Rey. Kemenangan ini terasa spesial bagi tim yang saat ini berada di papan bawah Divisi Segunda, kasta kedua sepak bola Spanyol.
Jalannya Pertandingan yang Dramatis
Pertandingan yang digelar di kandang Albacete pada Kamis (15/1) dini hari WIB, menyajikan drama jual beli serangan. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Villar pada menit ke-42. Namun, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui Mastantuono di masa injury time babak pertama.
Memasuki babak kedua, Albacete kembali menunjukkan determinasi tinggi. Betancor membawa timnya unggul lagi pada menit ke-82. Meski Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Gonzalo di injury time, Betancor kembali menjadi pahlawan dengan gol kemenangan spektakuler melalui sepakan cungkilnya pada menit ke-90+4, memastikan kemenangan dramatis bagi Albacete.
Tren Buruk dan Euforia Suporter
Kemenangan atas Real Madrid ini diraih Albacete di tengah tren performa yang kurang memuaskan. Sebelum menghadapi Madrid, kemenangan terakhir mereka terjadi pada 8 Desember 2025 melawan Burgos. Setelah itu, Albacete hanya mampu meraih dua hasil imbang dan dua kekalahan di Divisi Segunda.
Di babak sebelumnya, Albacete juga harus berjuang keras untuk lolos dari Celta Vigo. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.
Saat ini, Albacete menempati peringkat ke-17 klasemen Divisi Segunda dengan mengoleksi 24 poin dari 17 pertandingan. Kondisi ini membuat para suporter Albacete meluapkan kegembiraan mereka dengan ejekan kepada tim tamu.
“Datang lagi besok ya,” teriak para suporter Albacete kepada Real Madrid, seperti dilansir dari Tribuna.
Ejekan tersebut menunjukkan betapa berartinya kemenangan ini bagi Albacete dan para pendukungnya, yang berharap dapat terus memberikan perlawanan sengit di setiap pertandingan.






